Tips Memilih Sabun Wajah Sesuai Dengan Jenis Kulit

Tips Memilih Sabun Wajah – Bingung memilih sabun wajah yang cocok untuk Anda? Pilih-pilih produk sabun muka bisa bikin pusing kepala, karena harus belajar dari nol untuk menemukan jenis pembersih wajah yang sesuai tipe kulit dari sekian banyak produk di pasaran. Berikut ini adalah informasi selengkapnya dari dokterwahyuskincare .

Sabun Muka Untuk Kulit Normal

Orang yang jenis kulit wajahnya termasuk normal biasanya dapat memakai sebagian besar produk pembersih wajah tanpa mengalami reaksi negatif. Anda pun tidak harus menggunakan jenis sabun cuci muka tertentu.

Pemilik kulit wajah normal disarankan memilih sabun cuci muka yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai atau masalah yang sedang dihadapi saat itu. Misalnya jika ingin mencerahkan wajah, pilihlah sabun yang mengandung alpha-hydroxy acid (AHA).

Namun, sebagai acuan umum, sabun cuci muka yang bagus untuk jenis kulit normal adalah yang kandungannya ringan. Pilihlah yang setidaknya dapat menghilangkan kotoran di kulit, tapi tidak tidak menghasilkan banyak busa.

Sabun Muka Untuk Kulit Berminyak

Jika kulit kombinasi Anda cenderung berminyak, American Academy of Dermatology menyarankan untuk memilih sabun wajah yang diberi label nonkomedogenik dan bebas minyak. Ini berarti facial wash Anda berkemungkinan kecil menyumbat pori.

Pilihlah sabun dengan eksfoliator seperti AHA atau asam salisilat. Eksfoliator akan membantu mengangkat sel kulit mati penyebab kulit kusam. Selain itu, jangan lupa mencari kandungan pelembap seperti gliserin, ceramide, hyaluronic acid, dan lain-lain.

Bentuk sabun yang sesuai untuk Anda adalah krim dan gel. Hindari pembersih wajah mengandung minyak yang bisa menyumbat pori-pori sehingga menimbulkan masalah baru seperti komedo dan jerawat.

Perhatikan Kandungannya

Berikutnya, perhatikan kandungan yang terdapat dalam sabun cuci muka. Ada beberapa kandungan yang harus kamu hindari, seperti minyak mineral, petroleum, dan petrolatum yang berpotensi mengiritasi kulit. Pilih sabun cuci muka yang memiliki kandungan asam salisilat, benzoil peroksida, asam glikolat, niacinamide, hyaluronic acid, dan gliserin. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi produksi minyak pada wajah.

Hindari Produk Dengan Bahan Kimia Keras

Untuk meminimalisir produksi minyak alami pada kulit, hindari sabun cuci muka yang mengandung bahan kimia. Misalnya, jangan gunakan sabun yang mengandung bahan kimia pewangi karena akan menimbulkan iritasi dan kulit kering. Sebelum mengering, biasanya kulit akan memproduksi minyak lebih banyak. Hati-hati, ya!

Amati Perubahan Pada Wajah

Jika sudah melakukan tahapan dari langkah pertama sampai langkah ketiga, sekarang waktunya Anda untuk mulai mencoba. Namun, sebelum benar-benar mulai memakai sabun muka yang Anda pilih, ada baiknya Anda membuat foto before-after. Coba foto kondisi wajah sebelum Anda menggunakan produk sabun muka. Setelah kira-kira seminggu, perhatikan kondisi wajah usai menggunakan sabun muka tersebut.