Kategori: Penyakit Kulit

Jenis Penyakit Kulit yang Umum Terjadi dan Penyebabnya

Jenis Penyakit Kulit yang Umum Terjadi dan Penyebabnya – mengalami beberapa jenis penyakit kulit. Jenis penyakit situs slot qris kulit sendiri cukup beragam dan beberapa di antaranya cukup umum terjadi pada masyarakat.

Jenis-Jenis Penyakit Kulit dan Penyebabnya

1. Bisul

Jenis penyakit kulit yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar. Ya, bisul merupakan salah satu penyakit kulit yang sangat umum dialami. Bisul disebabkan oleh infeksi yang menyerang folikel rambut atau kelenjar minyak. Bisul dapat menular melalui kontak kulit bila Anda bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi.

2. Jerawat

Jerawat merupakan masalah kulit data sgp yang cukup normal terjadi. Penyebab jerawat cukup beragam, bisa karena sel kulit mati, kesalahan dalam pemilihan skincare,  pemakaian masker,  atau bahkan stres. Jenis penyakit kulit ini timbul ketika folikel kulit tersumbat oleh sebum (minyak kulit), atau juga perubahan hormon. Sering kali jerawat muncul pada bagian wajah. Namun, tak jarang pula jerawat tumbuh di bagian punggung, umumnya karena faktor kebersihan.

3. Dermatitis

Dermatitis merupakan jenis penyakit kulit yang tidak menular. Kondisi ini disebabkan oleh adanya peradangan. Dermatitis terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan penyebabnya, diantaranya yaitu:

  • Dermatitis atopik (eksim), ditandai dengan munculnya ruam merah disertai rasa gatal, kulit terasa kering dan menebal.
  • Dermatitis kontak, terjadi akibat paparan benda atau zat tertentu yang menyebabkan munculnya reaksi alergi seperti gatal dan ruam.
  • Dermatitis seboroik, jenis ini umumnya menyerang area tubuh yang berminyak, seperti punggung, kulit kepala, dada bagian atas, dan wajah. Gejalanya bercak merah dan berisik.

4. Cacar Air

Cacar air adalah jenis penyakit kulit slot garansi yang kerap terjadi pada anak-anak, tetapi tetap ada kemungkinan menyerang orang di usia dewasa. Cacar air disebabkan oleh infeksi virus Varicella zoster dan termasuk penyakit yang bisa menular dengan mudah, terlebih saat imun tubuh sedang lemah.

5. Kudis

Kudis disebabkan oleh kutu kulit yang berada di lapisan terluar kulit yang menyebabkan kemunculan masalah semacam jerawat, namun terasa gatal. Penyakit kulit yang satu ini dapat menular apabila kutu menyebar ke orang lain melalui kontak fisik secara langsung, atau saat berbagi barang pribadi, seperti baju dan handuk.

9 Fakultas Beserta Jurusan di Universitas Trisakti Jakarta

Universitas Trisakti, atau disingkat Usakti, merupakan perguruan tinggi swasta di Indonesia yang didirikan keluaran macau hari ini pada tanggal 29 November 1965 oleh Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 013/da/1965.

Universitas Trisakti lahir setelah kehancuran Universitas Republika yang dianggap terlibat dalam pergerakan Partai Komunis Indonesia pada bulan September 1965. Nama Trisakti sendiri diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia pada saat itu, Dr. Ir. Soekarno. Makna dari nama Trisakti adalah berdaulat di bidang politik, berdikari  di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Makna tersebut menjadi landasan bagi Universitas Trisakti untuk ikut berusaha mencerdaskan bangsa dalam berbagai aspek, seperti kecerdasan intelektual, emosional, spiritual dan kepekaan sosial terhadap sesama keluaran macau, memacu kearifan dan keadilan.

Jurusan di Universitas Trisakti

1. Fakultas Seni Rupa dan Desain

  • Arsitektur Lansekap
  • Teknik Lingkungan
  • Perencanaan Wilayah Dan Kota

2. Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan

  • Desain Interior
  • Desain Produk
  • Desain Komunikasi Visual
  • Fotografi
  • MAGISTER DESAIN

3. Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi

  • Teknik Perminyakan
  • Teknik Geologi
  • Teknik Pertambangan
  • MAGISTER TEKNIK PERMINYAKAN

4. Fakultas Teknologi Industri

  • Teknik Mesin
  • Teknik Elektro
  • Teknik Industri
  • Teknik Informatika
  • Sistem Informasi

5. Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

  • Teknik Sipil
  • Teknik Arsitektur
  • Magister Sipil
  • Magister Arsitektur

6. Fakultas Kedokteran Gigi

  • Kedokteran Gigi

7. Fakultas Kedokteran

  • Kedokteran
8. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • D3 Keuangan & Perbankan Syariah
  • D3 Manajemen Jasa
  • D3 Akuntansi Sektor Publik
  • D3 Perpajakan
  • D4 Keuangan
  • Ekonomi Pembangunan
  • Manajemen
  • Akuntansi

9. Fakultas Hukum

  • Hukum Bisnis
  • Hukum dan Masyarakat
  • Hukum Administrasi Negara
  • Hukum Pidana
  • Hukum Internasional
  • Hukum Acara
  • Hukum Tata Negara
  • Bagian keluaran sgp Dasar-dasar Ilmu Hukum

Tips Merawat Kulit Yang Terkena Eksim

Tips Merawat Kulit Eksim – Hingga saat ini, eksim atopik diduga terjadi akibat kombinasi dari berbagai faktor. Mulai dari pengaruh genetik atau keturunan, gangguan pada sistem kekebalan tubuh, faktor lingkungan, aktivitas yang membuat kulit jadi sensitif, serta kerusakan pada lapisan pelindung kulit yang memicu kandungan air di kulit lebih cepat menguap dan kuman lebih mudah masuk. Mungkin banyak beredar anggapan bahwa eksim menular atau hanya dialami oleh orang yang tinggal di area yang kurang bersih. Anggapan-anggapan ini tidaklah tepat. Berikut ini adalah informasi selengkapnya tentang tips merawat kulit yang terkena eksim .

Ganti Deterjen Yang Anda Pakai

Deterjen dapat menjadi salah satu faktor penting yang menyebabkan kondisi eksim Anda semakin parah. Untuk mengatasinya Anda dapat menggunakan deterjen atau pelembut pakaian jenis yang cair, guna menghindari iritasi pada kulit.

Gunakan Kompres Dingin

Cara ini dapat digunakan untuk mengurangi rasa gatal dan tidak nyaman ketika Anda mengalami eksim. Caranya pilih salah satu kain bersih, rendam dengan air dingin, dan tempelkan di bagian tangan atau kulit yang terkena eksim.

Rutin Menggunakan Lotion

Losion dapat menjaga kulit Anda untuk tetap lembab. Ketika Anda mengalami eksim, pastikan untuk rutin mengoleskan losion dua kali sehari, dapat dilakukan saat pagi atau sore hari setelah Anda membersihkan diri. Sebagai catatan, hindari losion yang memiliki wangi terlalu semerbak, atau losion yang mengandung bahan penyebab iritasi lainnya.

Kenali Dan Hindari Faktor Pencetus Kekambuhan Eksim Atopik

Setiap penderita eksim atopik memiliki faktor pencetus kekambuhan gejala yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui faktor pencetus tersebut, agar dapat dihindari. Jika kesulitan menentukan apa faktor pencetusnya, konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga : Cara Ampuh Menghilangkan Gatal Karena Bintik Berair

Hindari Mandi Terlalu Lama

Kebiasaan mandi berlama-lama bisa membuat kulit kering dan mudah rusak. Hal ini bisa menjadi salah satu faktor pemicu kekambuhan atau semakin parahnya eksim kering. Jadi, usahakan untuk mandi selama 5–10 menit saja.Saat mandi, gunakanlah sabun yang berbahan lembut, tidak mengandung pewarna, pewangi, maupun zat antibakteri, karena dapat membuat kulit iritasi.

Keringkan Diri dengan Hati-Hati

Setelah mandi, tepuk lembut kulit dengan handuk lembut dan oleskan pelembap saat kulit yang masih lembap. Eksim atopik terkait dengan variasi gen yang memengaruhi kemampuan kulit untuk memberikan perlindungan. Ini memungkinkan kulit dipengaruhi oleh faktor lingkungan, iritasi, dan alergen. Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkannya, seperti memiliki keluarga dengan eksim, alergi, demam, ataupun asma.

Hindari Jenis Bahan Pakaian Tertentu

Bahan pakaian tertentu, seperti bahan wol, mohair, dan serat dapat membuat kulit iritasi hingga gatal-gatal. Kamu bisa menggantinya dengan mengenakan pakaian yang berbahan lebih lembut dan nyaman di kulit, seperti linen, katun, ataupun sutra.

6 Cara Menghilangkan Kerak di Kulit Kepala

Cara Menghilangkan Kerak di Kulit Kepala – Pernahkah Anda mendapati kerak di kulit kepala yang terasa gatal, bersisik, dan timbul serpihan putih-putih ketombe membandel? Keadaan ini dapat jadi petunjuk penyakit kulit dermatitis seboroik. Dilema kesehatan ini dapat dialami tiap orang, dari bayi, orang dewasa, hingga kalangan lansia. Dermatitis seboroik termasuk penyakit kambuhan. Kerak kulit kepala ini dapat sirna dengan pengobatan melainkan suatu dikala bakal kambuh. Tidak Cuma Ketombe Metode menghilangkan kerak kulit kepala Metode menghilangkan kerak di kulit kepala perlu perawatan dengan sampo, obat, dan perubahan gaya hidup.

Menghilangkan Kerak di Kulit Kepala

Pakai krim atau losion yang bisa mengurangi peradangan. Umumnya, dokter meresepkan obat oles yang mengandung kortikosteroid. Hindari sembarangan menerapkan obat ini tanpa pengawasan dokter. Obat ini jika dosisnya tak pas dapat menyebabkan penipisan kulit Kecuali obat antiperadangan, dokter sekali-sekali juga menyarankan obat anti-jamur dalam format pil, sampo, atau salep untuk kulit kepala berkerak Oleskan bahan natural yang bersifat anti-peradangan; dapat dengan minyak tea tree atau lidah buaya Cuci rambut secara teratur dengan sampo yang pas khusus rambut berketombe.

Baca Juga : Cara Menghilangkan Kerutan di Kulit Wajah

Umumnya, sampo untuk pemilik kulit kepala berkerak mengandung zinc pyrithione, selenium sulfida, ketoconazole, tar, atau asam salisilat Jaga kelembapan kulit kepala supaya tak kering. Oleskan minyak mineral atau minyak zaitun ke kulit kepala seminggu sekali. Biarkan selama satu jam, lalu sisir rambut, baru cuci rambut dengan sampo hingga bersih Hindari pengaplikasian produk perapihan rambut seperti gel atau produk yang sifatnya keras.

Produk perapihan rambut yang keras dapat mengiritasi kulit kepala dan menyebabkan kerak kian parah Jangan menerapkan produk perapihan dan perawatan rambut yang mengandung alkohol Seandainya berbagai metode menghilangkan kerak di kulit kepala di atas telah dicoba melainkan keadaan sulit kesehatan ini tidak kunjung sembuh, coba konsultasikan lagi ke dokter.

Ada sebagian unsur yang dapat meningkatkan risiko munculnya kerak di kulit kepala, antara lain: Pertumbuhan jamur di kulit kepala yang tak normal Kadar hormon androgen meningkat Kadar lipid atau lemak di kulit yang meningkat Peradangan Unsur keturunan Stres Udara dingin dan kering Keadaan kulit benar-benar berminyak Memakai produk perawatan kulit yang mengandung alkohol Penyakit kulit rosacea, psoriasis, atau jerawat Gangguan syaraf dan psikiatri; seperti penyakit parkinson dan depresi Metode kekebalan tubuh yang lemah sebab penyakit HIV/AIDS, radang pankreas, kanker Kendati keadaan sulit kesehatan ini relatif ringan, jangan sungkan berkonsultasi terhadap ahlinya kalau Anda menikmati kerak di kulit kepala mengganggu kesibukan sehari-hari.

Cara Ampuh Menangani Bercak Putih Pada Kulit

Cara Menangani Bercak Putih – Adanya bercak putih pada kulit tentu sangat menggangu penampilan dan seringkali membuat tak percaya diri. Tahukah Anda, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi hal tersebut, seperti infeksi, alergi, kelainan autoimun, bahkan kanker kulit. Waw, Mengerikan Bukan? Berikut ini adalah informasi selengkapnya dari dokterwahyuskincare .

Krim Antijamur

Untuk bercak putih yang disebabkan oleh infeksi jamur seperti halnya panu, Anda dapat menggunakan krim antijamur. Obat ini dapat dioleskan ke bercak yang ada di kulit sebanyak dua kali sehari selama beberapa minggu, atau sesuai dengan anjuran dari dokter yang merawat Anda.

Gunakan Minyak kelapa

Minyak kelapa diyakini dapat berfungsi untuk melawan infeksi jamur dan bakteri. Tak hanya itu, minyak kelapa juga dapat menumbuhkan pigmen baru pada kulit. Kalian cukup mengoleskan minyak kelapa pada ruam putih kalian sebanyak dua sampai tiga kali sehari dan gunakan minmal selama dua minggu.

Menggunakan Tabir Surya

Cara Menangani Bercak Putih selanjutnya adalah menggunakan Tabir surya atau sunscreen sangat penting untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV dari matahari, termasuk mencegah sekaligus mengobati bercak putih di wajah.Selain menggunakan tabir surya, Anda juga perlu mengurangi kontak langsung dengan cahaya matahari. Dengan cara memakai topi tentu kalian dapat menghindari sinar UV matahari tentunya.

Prosedur Kecantikan Maupun Medis

Menjalani prosedur kecantikan seperti dermabrasi (teknik pengelupasan kulit, untuk mengangkat kulit terluar pada wajah) bisa membantu memudarkan bercak putih di wajah dan membuat tampilan kulit Anda lebih baik. Selain itu,di dalam prosedur medis juga diperlukan untuk perkembangan sembuh bercak putih di kulit, seperti pada kondisi vitiligo.

Tanah Liat Merah

Tanah liat merah juga dipercaya mampu mengatasi bercak putih pada kulit. Hal tersebut dikarenakan tanah liat memiliki kandungan tembaga yang tinggi. Kalian hanya butuh tanah liat dengan jus jahe, kemudian oleskan pada daerah kulit yang terinfeksi, diamkan sampai mengering. Gunakan setiap hari sampai kondisi kulit Anda membaik. Penggunaan bahan yang alami pun pastinya akan berefek bagus pada kulit .

Penyakit Ruam Kulit – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Penyakit Ruam Kulit – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan – Ruam kulit ialah perubahan slot bet 100 rupiah nyata pada struktur atau warna di kulit yang disebabkan karena infeksi. Kulit yang alami ruam bisa alami gatal-gatal, benjol, terkelupas, bersisik, dan iritasi. Permasalahan ini sering dilukiskan dengan kulit yang memerah, atau warna ungu atau abu-abu pada warna kulit yang lebih gelap.

Ruam bisa terjadi pada satu sisi kecil di tubuh. Tetapi, pada beberapa kasus dapat tutupi area yang bertambah luas. Ada beberapa masalah yang bisa jadi penyebab ruam di kulit. Ruam, bisa lenyap sendirinya, tapi bisa jadi tanda untuk suatu hal yang lebih serius.

Penyebab

Penyebab ruam kulit bisa karena efek dari beberapa obat, reaksi alergi, atau pemakaian kosmetik. Disamping itu, berikut sejumlah keadaan yang bisa mengakibatkan ruam:

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak sebagai infeksi kulit yang muncul karena jalani kontak dengan elemen asing yang mengakibatkan alergi. Pengobatan bisa dilaksanakan dengan cara menghindar benda atau elemen asing, seperti sabun, kosmetik, pewangi, perhiasan, dan tanaman.

Ruam Popok

Ruam popok yang umum terjadi pada bayi ini ada karena popok basah tapi jarang-jarang ditukar. Untuk kulit bayi peka, kulit mereka lecet. Pengobatan untuk ruam popok bisa dengan cara pergantian popok dengan teratur, penggunaan salep dan keringkan dengan angin.

Sengatan dan Gigitan Serangga

Reaksi alergi pada sengatan dan gigitan serangga, memungkinkannya timbulnya racun yang dikeluarkan lewat sengatan itu. Umumnya racun yang ada mengakibatkan ruam, gatal dan merasa tidak nyaman pada tubuh.

Infeksi Jamur

Infeksi jamur ialah organisme primitif yang hidup di tanah, udara, tanaman dan air, tapi ada pula jamur yang hidup pada manusia.

Cacar Air

Cacar air ialah penyakit dari virus varisela zoster yang memiliki gejala berbentuk ruam di kulit, terutamanya di bagian wajah, belakang telinga, kulit kepala, lengan dan kaki. Pengobatan cacar air bisa dengan parasetamol.

Cacar Api

Penyakit cacar api ini disebutkan dengan herpes zoster yang sebagai penyebab cacar air. Penderita cacar api umumnya akan alami gejala berbentuk demam, menggigil, sakit di kepala, dan ngilu pada tubuh.

Kurap

Penyakit kulit yang ini disebabkan karena jamur yang serang kulit dan bisa terjadi pada kuku, kepala, selangkangan, dan kaki.

Scarlet Fever

Penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri ini umumnya serang anak-anak dan mengakibatkan ruam warna merah muda. Gejala yang lain bisa ada selainnya ruam ialah sakit kerongkongan, lidah membesar, demam tinggi, dan sakit di kepala. Karena scarlet fever gampang menyebar, karena itu pengatasan yang sudah dilakukan bisa dengan beberapa obat antibiotik.

Campak

Infeksi campak umumnya disebabkan karena virus yang menyebabkan timbulnya ruam di tubuh dan bisa menyebar pada orang lain. Gejala yang ada dari campak ialah mata merah dan peka pada sinar, radang kerongkongan, demam, hidung beringus, dan bintik putih ke abu-abuan pada mulut dan kerongkongan Anda.

Alergi Obat

Alergi obat muncul karena ada reaksi abnormal dari sistem kebal tubuh pada obat yang dimakan. Gejala yang bisa dirasakan penderita ialah ruam dibarengi dengan demam dan biduran.

Cedera Bakar

Cedera bakar bisa berasa menyakitkan dan menyebabkan kulit memerah, terkelupas, melepuh, hangus, sampai ada bengkak. Penyebab cedera bakar sendiri yakni bahan kimia rumah tangga atau kimia industri.

Lupus

Penyakit inflamasi akut ini disebabkan karena kekeliruan sistem kebal tubuh yang serang organ dan jaringan tubuh sendiri. Gejala yang bisa dirasa penderita berbentuk rambut rontok, dan ruam merah dan bundar seperti sisik di kulit.

Baca Juga : Bahaya Pemakaian Krim Pemutih Wajah Yang Perlu di Ketahui

Faktor Resiko Ruam Kulit

Faktor genetika dan kisah keluarga adalah faktor resiko dari masalah di kulit ini. Nach, beberapa faktor resiko yang lain yang penting diketahui, diantaranya:

  • Tinggal di wilayah dengan cuaca yang dingin.
  • Terkena asap rokok.
  • Kelebihan berat badan.
  • Mempunyai hewan piaraan.
  • Mempunyai alergi tertentu.
  • Lebih beresiko pada pria dibanding wanita.

Gejala 

Ruam kulit bisa memunculkan gejala yang berbeda pada tiap orang. Permasalahan ini paling sering serang area tangan, siku, dan area yang mempunyai lekukan seperti sisi dalam siku atau lutut. Nach, beberapa gejala dari permasalahan ruam ini yang bisa kelihatan ialah:

  • Hati gatal.
  • Kulit yang kemerahan.
  • Kulit yang kering, bersisik, atau berkerak yang jadi lebih tebal dan kasar karena garukan.
  • Ada lepuhan kecil berisi air.
  • Infeksi pada area kulit yang hancur.

Analisis Ruam Kulit

Selainnya bertanya gejala yang dirasakan dan mengecek keadaan kulit, dokter pastikan keadaan kisah kesehatan yang ada. Ini perlu dilaksanakan sebagai proses awalnya dari analisis. Kemudian, pengecekan kelanjutan perlu dilaksanakan untuk suatu hal sebagai pemicunya. Pengecekan di kulit yang memerah, bersisik, atau berkerak, hingga pengobatan yang pas bisa ditetapkan.

Pengobatan Ruam Kulit

Pengobatan dari permasalahan di kulit ini perlu disamakan dengan penyakit yang dirasakan. Biasanya, pengobatan masalah ruam di kulit ini berbentuk pemberian obat oral atau tropis, therapy, atau operasi.

Ada banyak cream dan salep yang dipasarkan bebas dan baik untuk mengatasi ruam di kulit. Produk ini sanggup mengontrol rasa gatal, lebam, dan kemerahan. Tetapi, sebaiknya mengulas sama dokter untuk ketahui penyebab ruam kulit dan mendapatkan pengobatan yang akurat.

Kompleksitas Ruam Kulit

Ruam menjadi gejala dari banyak permasalahan di kulit. Walau biasanya ruam tidak memunculkan suatu hal yang beresiko, tapi bisa saja mengakibatkan kompleksitas. Saat ini terjadi, penting untuk cari kontribusi klinis. Nach, gangguan-gangguan beresiko yang memunculkan gejala khusus berbentuk ruam kulit ialah:

  • Pemfigus vulgaris (PV).
  • Sindrom Stevens-Johnson (SSJ).
  • Nekrolisis epidermal toksik (TEN).
  • Sindrom terguncang toksik (TSS).
  • Staphylococcal scalded skin syndrome (SSS).

Disamping itu, ada pula beberapa kompleksitas yang lain yang bisa terjadi terkait dengan ruam di kulit, yakni:

  • Infeksi.
  • Neurodermatitis.
  • Selulitis.
  • Pengurangan kualitas hidup.

Pencegahan

Cara Menahan ruam kulit karena panas:

  • Jauhi beraktivitas yang banyak keluarkan keringat.
  • Seharusnya tidak olahraga berat saat cuaca sedang panas dan lembap.
  • Minum banyak air.

Cara Menahan ruam kulit karena dermatitis kontak:

  • Jauhi terserang beberapa bahan yang bisa mengakibatkan alergi, seperti sabun, kosmetik, pewangi, perhiasan, dan tanaman.
  • Lalui test alergi.
  • Selekasnya membersihkan kulit sesudah terserang beberapa bahan penyebab alergi.
  • Pakai pelembap membuat perlindungan kulit.

Penyakit Kudis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan

Penyakit Kudis: Gejala, Penyebab, dan Pengobatan – Kudis atau skabies ialah penyakit kulit menyebar karena tungau kecil yang masuk ke kulit. Sebelumnya, kudis kelihatan serupa dengan jerawat atau gigitan nyamuk. Tetapi lama-lama, penyakit ini memunculkan ruam kulit di lokasi persembunyian tungau. Gejala yang lain berbentuk munculnya liang seperti terowongan di kulit. Terowongan ini tercipta saat tungau betina masuk pas di permukaan kulit starlight princess slot untuk bertelur. Sesudah membuat liang, masing – masing tungau betina menempatkan 10 – 25 telur didalamnya dan memunculkan gejala.

Penyebab Kudis

Penyebab scabies ialah tungau tipe S. scabiei yang menginvasi kulit. Tungau ini umumnya ada di seprai, tirai, bantal, atau baju orang yang terkena. Saat sembunyi di bawah kulit, tungau membuat terowongan sebagai tempat dia simpan telur.

Saat telur menetas, larva itu bisa ada ke atas kulit dan menebar ke area kulit yang lain, bahkan juga berpindah pada orang lain. Gatal yang muncul karena penyakit ini sebagai reaksi badan pada tungau, telur, dan kotorannya.

Kontak fisik dekat sama seorang yang menderita penyakit ini, seperti share baju atau tidur satu tempat tidur bisa tingkatkan risiko terkena kudis. Teratur bersihkan tempat tidur dan tidak share-pakai baju penting untuk menahan penyebaran.

Baca Juga : 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering Secara Alami dan Efektif

Faktor Risiko Kudis

siapa saja bisa terserang kudis, tapi resikonya semakin tinggi pada sebagian orang, misalnya:

  • Hidup bergerombol, seperti pesantren, penjara, atau memiliki keluarga.
  • Mempunyai ketahanan badan yang kurang kuat.
  • Konsumsi steroid.
  • Sedang menjalani kemoterapi.
  • Orang dewasa yang aktif secara seksual.
  • Untuk anak-anak, sering ada di fasilitas penitipan.

Gejala Kudis

Gejala scabies yang ada bisa result macau bervariatif, bergantung bila pernah diserang tungau awalnya atau memang belum. Saat seorang terserang tungau kudis pertama kalinya, dibutuhkan waktu sampai 2-6 minggu sampai tanda-tandanya kelihatan. Periode waktu itu akan lebih pendek pada gempuran berikut nya karena sistem ketahanan tubuh bisa lebih cepat bereaksi, yakni 1-4 hari.

Nach, gejala yang umum saat seorang alami kudis, diantaranya:

  • Rasa gatal yang parah, khususnya pada malam hari.
  • Alami ruam seperti jerawat.
  • Ada sisik atau lecet di kulit.
  • Alami luka karena garukan.

Rasa gatal bisa lebih buruk pada malam hari karenanya ialah momen tungau kudis menyimpan telurnya ke kulit. Gatal sering dirasa di antara jemari, ketiak, selangkangan, dan wilayah lipatan lain.

Selainnya gatal, ruam dan tapak jejak seperti galian yang tipis dan tidak teratur bisa ada saat tungau mengeruk ke kulit. Ruam karena kudis bisa jadi luka jika penderita menggaruk kulitnya. Berhati-hati, luka terbuka bisa mengakibatkan impetigo.

Kudis berkrusta dikenal juga sebagai kudis Norwegia, yakni wujud kudis serius yang mengakibatkan gejala kulit yang parah. Orang yang terserang scabies berkrusta akan alami gejala berbentuk kerak yang semakin makin tambah meluas, abu-abu, dan tebal.

Diagnosis Kudis

Dokter peluang bisa menganalisis kudis cukup dengan lakukan pengecekan fisik dan mengecek area kulit yang memunculkan gejala. Pada beberapa kasus, dokter bisa menentukannya dengan cara keluarkan tungau dari kulit dengan jarum.

Cara yang lain bisa dilaksanakan bila tungau tidak diketemukan dengan mengurangi sejumlah kecil kulit sebagai contoh jaringan. Kemudian, pengecekan contoh itu dilaksanakan di bawah mikroskop untuk pastikan bila betul ada tungau atau telurnya.

Disamping itu, dokter dapat lakukan pengecekan dengan tinta (Burrow Ink Tes) untuk menolong mendapati lajur liang di kulit yang dibikin tungau. Pengecekan ini dilaksanakan dengan cara jatuhkan tinta pulpen ke area kulit yang dirasakan dihuni tungau.

Kemudian, tinta selanjutnya dihapus dan beberapa tinta ada yang masuk ke terowongan yang dibikin tungau. Terowongan itu bisa kelihatan terang dengan mata telanjang sesudahnya. Berikut tanda-tanda bila seorang diserang kudis.

Baca Juga : Beberapa Masalah Kulit Wajah pada Remaja

Pengobatan Kudis

Kudis bisa diobati dengan memakai beberapa macam obat. Beberapa cream dan losion bisa didapat lewat resep dokter. Obat kudis umumnya dibalurkan di sekujur badan, dari leher ke bawah, lalu didiamkan sepanjang minimal 8 jam.

Dokter akan menyarankan semua bagian keluarga dan orang terdekat penderita untuk konsumsi obat itu walau tidak memperlihatkan pertanda terjangkit scabies. Ini mempunyai tujuan untuk menahan penebaran scabies. Obat cream dipakai untuk menangani penyakit ini dengan membunuh tungau dan telurnya.

Tetapi, sebaiknya untuk berunding sama dokter lebih dulu berkaitan perlakuan pengobatan ini. Karena beberapa obatnya jangan dipakai oleh anak-anak atau wanita hamil. Meskipun obat itu membunuh tungau secara cepat, tetapi rasa gatal kemungkinan tidak seutuhnya lenyap sepanjang beberapa minggu.

Komplikasi Kudis

Komplikasi yang bisa terjadi ialah impetigo. Ini karena garukan yang kuat hingga menghancurkan kulit dan berpeluang terjadinya infeksi bakteri sekunder. Impetigo sendiri ialah infeksi di kulit yang disebabkan karena bakteri staphylococcus atau terkadang bakteri streptococcus.

Wujud penyakit kudis yang lebih parah dapat terjadi yang disebutkan dengan kudis berkrusta. Pada seorang yang alami kudis cuma mempunyai 10 sampai 15 tungau pada kulitnya. Tetapi, bila seorang alami kudis berkrusta, tungau sudah berkembang biak sampai juta-an.

Penangkalan Kudis

Ada banyak cara yang bisa dilaksanakan untuk menahan infestasi ulangi dan menahan penebaran penyakit ini ke orang lain, yakni:

  • Bersihkan baju secara benar. Pakai air sabun panas untuk membersihkan semua baju, handuk, dan seprai yang dipakai dalam kurun waktu 3 hari saat sebelum perawatan dilaksanakan. Keringkan baju itu dengan panas tinggi.
  • Pisah barang yang tidak bisa dicuci. Coba untuk pisahkan beberapa barang yang tidak bisa dicuci ke kantong plastik tertutup dan tempatkan di lokasi yang terpisah, seperti garasi. Biarkan sepanjang beberapa minggu supaya tungau mati sesudah sekian hari tidak mendapatkan makanan.

Disamping itu, berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menahan kudis:

  • Menjaga kebersihan secara baik, terhitung tempat tidur.
  • Jauhi kontak sama orang yang terkena.